All about sistem ekonomi

Nah, kali ini bagi teman-teman yang memiliki pertanyaan 
“Apa sih sistem ekonomi yang dipakai di Indonesia ?” Artikel ini memuat
jawaban atas pertanyaan anda. Semoga artikel ini bisa menghilangkan
dahaga ilmu pecinta ekonomi sekalian. 
 
   A.  Sistem Ekonomi Liberal 
 
Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Liberal, yaitu :
Adanya pengakuan terhadap hak individu.
Setiap manusia adalah homo economicu.
Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi.
Menerapkan sistem persaingan bebas.
Motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri.
Peranan modal sangat penting
Peranan pemerintah dibatasi

Kelebihan :
Setiap individu diberi kebebasan memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.
Individu bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri.
Adanya persaingan menyebabkan kreativitas dari setiap individu dapat berkembang.
Produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan masyarakat.

Kekurangan :
Muncul kesenjangan yang besar antara yang kaya dan miskin.
Mengakibatkan munculnya monopoli dalam masyarakat.
Kebebasan mudah disalahgunakan oleh yang kuat untuk memeras pihak yang lemah.
Sulit terjadi pemerataan pendapatan.
 
B.  Sistem Ekonomi Tradisional

Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Tradisional, yaitu :
Masyarakat yang kegiatannya masih komplek.
Modal masih terbatas.
Masyarakat sulit menerima perubahan.
angat bergantung pada alam.
jumlah penduduknya masih sedikit sehingga ikatan keluarga masih kuat.
kegiatan produksi masih sederhana, tujuan produksi belum mencari keuntungan.

Kelebihan :
Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat.
Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul.
Tidak individualistis.

Kelemahan :
Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah.
Mutu barang hasil produksi masih rendah.
Saat ini sudah tidak ada lagi negara yang menganut sistem ekonomi tradisional, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dala kehidupan sehari – hari.

C. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) 

   Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan de diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.

Kelebihan :
Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
Munculnya persaingan untuk maju.
Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku di pasar.
Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.

Kelemahan :
Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu.
Perhatikan bagaimana sistem ekonomi pasar memecahkan persoalannya.

D. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

   Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.

Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Terpusat, yaitu : 
Seluruh sumber daya dikuasai oleh negara.
Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara dan diatur pemerintah  secara terpusat.
Hak milik individu tidak diakui.
Kelebihan:
Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya.
Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.
Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.
Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
Jarang terjadi krisis ekonomi.
Kekurangan :
Mematikan inisiatif individu untuk maju.
Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya.
Perhatikan bagaimana sistem ekonomi terpusat memecahkan persoalannya.

E. Sistem Ekonomi Campuran

   Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Campuran, yaitu :
Gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
Pemerintah aktif dalam kegiatan perekonomian.
Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
Pemerintah mengadakan pengawasan dan bimbingan kepada swasta agar tujuan pemerintah tercapai.
Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Kelebihan :
Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas individu sesuai dengan kemampuannya.
Hak milik individu atas sumber – sumber produksi diakui walaupun ada pembatasan.
Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan golongan.
Kelemahan :
Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang seharusnya dilakunkan oleh pemerintah dan swasta.
Sulit menentukan batas antara sumber – sumber produksi yang dapat dikuasai oleh swasta dan pemerintah.

F.Sistem Ekonomi Pancasila

Ciri – Ciri Sistem Ekonomi Pancasila, yaitu :
Peranan negara penting tetapi tidak dominan dan dicegah tumbuhnya system komando. Peranan swasta juga penting, tetapi tidak dominan, dan dicegah tumbuhnya sistem liberal. Dalam sistem ekonomi Pancasila usaha negara dan swasta tumbuh berdampingan secara berimbang.
Perekonomian tidak didominasi oleh modal dan buruh, melainkan berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Masyarakat memegang peranan penting karena produksi dikerjakan oleh masyarakat untuk masyarakat di bawah pimpinan dan pengawasan anggota masyarakat.
Negara menguasai bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Kelebihan :
Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, sebagai pokokpokok kemakmuran rakyat dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesarbesarnya untuk kemakmuran rakyat.
Sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga perwakilan rakyat dan pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga perwakilan rakyat.
Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.
Fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara.
Kekurangan :
Sistem free fight liberalism (sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan).
Sistem terpusat, yang dapat mematikan potensi, kreasi, dan inisiatif warga masyarakat.
Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s